Jombang – Menurut Anggota Komisi VI DPR RI, Sadarestuwati, UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing dengan produk-produk China jika mendapatkan dukungan kebijakan yang tepat dari pemerintah. Hal ini disampaikan dalam sarasehan Banggar MPR RI di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Sadarestuwati menekankan bahwa UMKM dan sektor usaha ekonomi kreatif harus mendapatkan dukungan yang memadai dari pemerintah, seperti akses permodalan, pengembangan kapasitas, dan kebijakan yang mendukung. Ia juga menyoroti bahwa perbedaan kebijakan antara Indonesia dan China membuat UMKM Indonesia sulit berkembang.
Di China, UMKM mendapatkan kemudahan akses permodalan, perlindungan hukum, serta kebijakan yang mendorong inovasi dan produksi massal. Sementara itu, di Indonesia, banyak UMKM terhambat oleh regulasi yang tidak berpihak kepada mereka.
Contohnya, para mekanik UMKM di Sidoarjo yang memproduksi onderdil dan mesin penggilingan secara mandiri, justru ditutup karena dianggap melanggar aturan. Padahal, di China, praktik serupa dilindungi dan difasilitasi oleh pemerintah.
Dengan kebijakan yang tepat, UMKM Indonesia dapat bersaing dengan produk China dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional yang lebih kuat. Pemerintah harus berpihak kepada UMKM dan memberikan dukungan yang memadai untuk meningkatkan daya saing mereka.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap sumber berita, maka kami memberikan "backlink dofollow" untuk Berita Jatim . Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan otoritas situs, kredibilitas situs, dan peringkat situs di mesin pencari. Tertarik bekerjasama? Hubungi kami »






