TEHERAN – Iran meningkatkan status kesiapan militernya dan memperingatkan negara-negara Arab yang menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) agar tidak mendukung kemungkinan serangan Washington terhadap Teheran.
Menurut laporan Reuters yang mengutip seorang pejabat Iran, langkah ini diambil setelah Presiden AS Donald Trump mengirim surat kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mendesak dialog langsung guna menghentikan program nuklir Iran. Trump bahkan mengancam akan melancarkan serangan bom jika tidak ada kesepakatan baru.
Teheran, yang menegaskan tidak sedang mengembangkan senjata nuklir, menolak ajakan pembicaraan langsung dengan AS. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut tekanan Trump sebagai hal “tidak berarti” dan meragukan niat baiknya. “Jika ingin bernegosiasi, mengapa justru mengancam?” ujarnya.
Reuters melaporkan pada Senin (7/4/2025) bahwa Iran telah mengirimkan peringatan kepada Irak, Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, Turki, dan Bahrain. Teheran menegaskan bahwa mengizinkan pasukan AS menggunakan wilayah udara atau darat mereka untuk menyerang Iran akan dianggap sebagai tindakan permusuhan.
“Langkah seperti itu akan berakibat serius bagi mereka,” ujar seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya.
Sumber tersebut juga menyatakan bahwa Khamenei telah memerintahkan peningkatan kesiapan tempur angkatan bersenjata Iran.(*)
Sumber : SindoNews
COPYRIGHT © 2025 BerkahLariso.my.id
Sebagai bentuk apresiasi terhadap sumber berita, maka kami memberikan "backlink dofollow" untuk SindoNews. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan otoritas situs, kredibilitas situs, dan peringkat situs di mesin pencari. Tertarik bekerjasama? Hubungi kami »






